Cirebon Berita
  • Home
  • Home
  • Berita
  • Cirebon 24 Jam
  • Kabupaten Cirebon
  • Kota Cirebon
  • Kriminal
  • Cirebon Berita
    • Budaya
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial
    • Wisata
    • Teknologi
  • PILKADA
Home » berita » cirebon » nasional » politik » sosial » Sejumlah Bakal Calon Bupati tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila

Sejumlah Bakal Calon Bupati tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila

Label: berita, Label: cirebon, Label: nasional, Label: politik, Label: sosial
Thursday, June 1, 2017
Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H Mustofa mengaku marah dan akan memberikan catatan tersendiri bagi bakal calon bupati yang mendaftar di PDIP namun tidak hadir saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Kamis (1/6/2017), di Sekretariat DPC PDIP di Jalan Pangeran Cakrabuana, Kecamatan Sumber.





Mustofa mengaku kecewa karena beberapa bakal calon bupati yang diundangnya untuk menghadiri upacara peringatan tersebut ternyata tidak hadir.
Ketidakhadiran para bakal calon ini, menurut Mustofa, menandakan mereka tidak serius mendaftar di PDIP. Di antara bakal calon bupati yang mendaftar di PDIP dan hadir dalam upacara peringatan adalah H Sunjaya Purwadisastra, Ahmad Qoyyim, Iis Krisnandar, serta Mohammad Carkim. Sementara yang tidak hadir yaitu H Yayat Ruhyat, Hj. Dian Hernawa Susanti, H Rakhmat, serta Sutrija.
“Selain mengundang para kader dan petugas partai, kita juga undang para bakal calon bupati untuk hadir dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini. Ternyata, hanya ada beberapa saja yang hadir, sisanya memilih tidak hadir,” kata Mustofa, usai upacara.
Menurut Mustofa, upacara peringatan ini sangat penting artinya bagi PDIP. Sebab, merupakan yang pertama setelah dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.
Pada tahun ini, untuk pertama kalinya pemerintah mencanangkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila yang peringatannya setidaknya harus sama dengan peringatan Kemerdekaan RI.
“Dalam momen seperti ini para bakal calon bupati yang mendaftar di PDIP ada yang memilih tidak hadir. Bagi kader atau petugas partai kami DPC akan memberikan teguran, sementara bagi bakal calon kami akan memberikan catatan tersendiri untuk pendaftarannya,” ungkapnya.
Mustofa menyampaikan pesan kepada para bakal calon bupati agar tetap menjaga kebersamaan meski dalam proses penjaringan memiliki kepentingan yang berbeda. “Yang pasti, saya akan memberikan catatan bagi mereka yang tidak hadir,” ucap Mustofa.
Sementara itu, spanduk bertuliskan “Saya Indonesia, Saya Pancasila” dari para bakal calon bupati dari PDIP bertebaran di mana-mana. Dua bakal calon yang memasang spanduk ini adalah Mohammad Carkim serta Iis Krisnandar. Spanduk keduanya terlihat di kawasan sekitar Kecamatan Sumber.
Sementara, Sunjaya Purwadisastra memilih membagikan stiker bertuliskan kalimat yang sama. Pembagian stiker ini dilakukan di kawasan lampu merah Plered pada Kamis siang.
Salah satu bakal calon bupati dari PDIP Ahmad Qoyyim menuturkan, dirinya tidak mempersoalkan rekan-rekannya sesama aparatur sipil negara (ASN) yang juga mendaftar di PDIP.
Qoyyim bahkan terlihat akrab bersama Iis Krisnandar dan Sunjaya Purwadisastra saat membagikan bunga kepada warga di kawasan lampu merah Plered pada Kamis siang.
“Harus siap menang dan kalah, saya sudah menyiapkan mental untuk itu,” kata Qoyyim.
Menurutnya, dirinya hanya akan mendaftar di PDIP saja. Meski beberapa partai lain turut melakukan komunikasi politik dengannya, namun beberapa di antaranya ditolak Qoyyim saat partai tersebut memintanya mendaftar.
“Ada yang saya tolak (untuk mendaftar), karena saya hanya ingin mendaftar di PDIP saja. saya ikuti ketentuan di PDIP,” ujarnya.
Pengganti Gotas
Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon akan membentuk panitia seleksi untuk menjaring calon wakil bupati pengganti Tasiya Sumadi Algotas.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa mengatakan, panitia seleksi ini dibentuk setelah ada rapat pimpinan. Paling maksimal Agustus mendatang posisi wakil bupati bisa diisi, sehingga tidak akan ada kekosongan wakil bupati lebih lama lagi.
“Sesuai ketentuan, DPRD akan menunggu nama dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Minimal dua nama yang diajukan ke DPRD, Agustus mendatang kemungkinan sudah ada nama untuk posisi wakil bupati,” kata Mustofa.
Mekanismenya, menurut Mustofa, sudah sangat jelas. Yaitu dimulai dari nama yang sudah diajukan ke DPD PDIP Jawa Barat, DPP PDIP, ke DPC PDIP, kemudian ke Pemkab Cirebon, dan terakhir ke DPRD.
“Sementara sebagai ketua DPC PDIP, meski sudah mendapatkan informasi mengenai pemberhentian secara resmi untuk Pak Gotas, tapi secara resminya saya belum dapat pemberitahuan secara resmi dari Pemkab Cirebon,” tukasnya.
Sejauh ini, terdapat 11 nama yang sudah diajukan ke DPD PDIP Jawa Barat. 11 nama ini adalah wakil bendahara DPC PDIP Suherman, anggota DPRD Bejo Kasiono, anggota DPRD Sophi Zulfa, anggota DPRD Dian Hernawa Susanti, kader PDIP Anwar Asmali, Kepala Badan Kearsipan dan Perpustakaan Surkiyah, kader PDIP Rita Komala, Ketua PAC PDIP Karangwareng Sudrajat, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Iis Krisnandar, serta ASN di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Sutrija.
Mustofa enggan membeberkan unggulan calon wakil bupati dari 11 nama ini. Menurutnya, semuanya akan sesuai mekanisme yang telah ditentukan.
“Ya tunggu saja, tidak akan lama lagi prosesnya, kan saya bilang Agustus sudah ada nama yang mengisi posisi wakil bupati,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati H Sunjaya Purwadisastra mengatakan, dirinya tidak berhak memilih deretan nama yang paling cocok untuk menggantikan posisi Gotas tersebut. Karena proses pemilihan semuanya diserahkan langsung kepada DPP PDIP.
“Tapi, meski tidak berhak memilih, saya juga punya kriteria tersendiri, yaitu kader PDIP yang punya dedikasi, loyalitas, dan tentu saja bisa bersinergi dengan saya,” tukasnya.
Sunjaya juga memprediksi calon wakil bupati yang akan mendampinginya memang tidak akan lama lagi. Sebab, jauh hari sebelum Gotas resmi diberhentikan, DPC PDIP sudah melakukan penjaringan nama-nama para calon wakil bupati.
“Mungkin DPC PDIP juga kan menginginkan wakil bupati bisa segera terisi begitu Pak Gotas resmi diberhentikan, dan mereka sudah menjaring nama jauh-jauh hari, saya apresiasi hal ini. Dan mudah-mudahan pengganti Pak Gotas memang secepatnya terisi,” ujarnya.(Fanny)

Sumber :
http://www.kabar-cirebon.com/2017/06/sejumlah-bakal-calon-bupati-tak-hadiri-peringatan-hari-pancasila/
Tweet
Sejumlah Bakal Calon Bupati tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila Title : Sejumlah Bakal Calon Bupati tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila
Description : Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H Mustofa mengaku marah dan akan memberikan catatan tersendiri bagi bakal calon bupati yang mendaftar di P...
Rating : 5

0 Response to "Sejumlah Bakal Calon Bupati tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila"

← Newer Post
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Cirebon 24 Jam

  • LIVE KM 199 Pali Kanci
    Live CCTV dari KM 199 Tol Pali Kanci Arus Balik Masih Ramai lancar terpantau di CCTV Tol, Bagi pemudik yang dari arah Jakarta ke Jawa Masih ...
  • Terisolasi, Siswa Terpaksa Menyebrang Sungai Cisanggarung ke Sekolah
    CIREBON  -  Siswa SDN 2 Ciledug Wetan rela bertaruh nyawa demi melewati sungai Cisanggarung untuk ke sekolah. Pasalnya akses 40 siswa terdek...
  • Bancakan menu favorit
    CIREBON- Makan rame-rame dengan alas daun pisang dan menu tradisional, menghadirkan kesan tersendiri di momen Lebaran. Untuk itu, Grage Hote...
  • Terasi Khas Cirebon Melegenda Kelezatannya
    TERASI  asal Cirebon melegenda kelezatannya. Bumbu olahan yang berbahan baku rebon itu menjadi salah satu oleh-oleh wajib bagi pelancong yan...
  • Wisatawan Padati Sangkan Aqua Park
    Pengunjung objek wisata Sangkan Aqua Park menikmati wahana kolam ombak saat mengisi libur H+2 Lebaran. Foto: Taufik/radarcirebon.com KUNINGA...

Radar Cirebon

Loading...

SHOWBIZ

Loading...

Untuk Kerja Sama Dan Iklan Bisa Email Ke : humas@cirebonberita.com

Label

berita budaya cirebon ekonomi film hiburan indonesia kabupaten cirebon kesehatan kota cirebon kriminal kuliner kuningan lakalantas majalengka mudik 2017 nasional news olahraga otomotif pendidikan politik sosial teknologi walikotacirebon wisata
Copyright (c) 2017 Cirebon Berita. All rights reserved.