Cirebon Berita
  • Home
  • Home
  • Berita
  • Cirebon 24 Jam
  • Kabupaten Cirebon
  • Kota Cirebon
  • Kriminal
  • Cirebon Berita
    • Budaya
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial
    • Wisata
    • Teknologi
  • PILKADA
Home » berita » cirebon » ekonomi » Petani Garam Butuh Jaring Pengaman, Minta Ada Standar Harga Pemerintah

Petani Garam Butuh Jaring Pengaman, Minta Ada Standar Harga Pemerintah

Label: berita, Label: cirebon, Label: ekonomi
Friday, May 19, 2017
CIREBON – Ratusan petani garam khawatir masuknya garam impor secara perlahan bisa merusak harga garam yang saat ini ada di angka Rp 2.500 per kilogramnya. Padahal saat ini, para petani belum sempat menikmati mahalnya harga garam, karena baru memulai proses produksi dan diprediksi baru mulai panen pada pertengahan bulan puasa.
GARAP LAHAN: Wasmud (46) salah satu petani garam di Kecamtan Pangenan, Kabupaten Cirebon, tengah mengolah lahan tambaknya. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
“Harga garam memang lagi mahal, tapi petani tidak ada yang punya garam. Kita panen langsung jual, sekarang harga lagi mahal, sebentar lagi harga garam pasti turun. Ditambah lagi dengan keberadaan garam impor, harga garam pasti tambah hancur,” ujar salah satu petani asal Desa Pangenan, Wasmud (46) saat ditemui Radar, Kamis (18/5).
Pemerintah kata Wasmud, sudah harus mulai membuat jaring pengaman untuk para petani, sehingga jika terjadi panen raya garam, harga tidak jatuh dan petani masih bisa untung. “Ini sih kalau panen, harga garam biasanya paling mahal Rp500 per kilo. Bahkan kalau lagi banyak, bisa sampai Rp 200 per kilo,” imbuhnya.
Salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah yakni dengan menerima atau menampung hasil panen dari para petani, sehingga petani juga ikut merasakan manisnya harga garam. “Kalau bisa kaya petani di sawah, ada Bulog yang beli hasil panennya. Ada harga standar dari pemerintah untuk tiap kilo gabah yang dibeli,” paparnya.
Yang paling dikhawatirkan oleh Wasmud adalah, jika nantinya produksi garam melimpah, otomatis membuat harga garam jatuh. Bahkan tidak jarang petani yang harus banting harga untuk bisa segera menjual garamnya.
Sementara itu, aktivis Cirebon Timur, Rian Jaelani mengatakan, kebutuhan akan jaring pengaman petani garam ini harus segera direalisasikan. Terlebih sebagai salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia, petani Cirebon belum begitu mendapat perhatian dari pemerintah.
“Kalau pemerintah peduli, ya harus bikin BUMN atau BUMD yang khusus menangani garam. Potensi dan masa depan garam di Cirebon itu ada dan besar, tinggal pemerintah yang harus menyiapkan medianya,” ungkapnya. (dri)

Sumber :
http://www.radarcirebon.com/petani-garam-butuh-jaring-pengaman-minta-ada-standar-harga-pemerintah.html
Tweet
Petani Garam Butuh Jaring Pengaman, Minta Ada Standar Harga Pemerintah Title : Petani Garam Butuh Jaring Pengaman, Minta Ada Standar Harga Pemerintah
Description : CIREBON  – Ratusan petani garam khawatir masuknya garam impor secara perlahan bisa merusak harga garam yang saat ini ada di angka Rp 2.500 p...
Rating : 5

0 Response to "Petani Garam Butuh Jaring Pengaman, Minta Ada Standar Harga Pemerintah"

← Newer Post
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Cirebon 24 Jam

  • LIVE KM 199 Pali Kanci
    Live CCTV dari KM 199 Tol Pali Kanci Arus Balik Masih Ramai lancar terpantau di CCTV Tol, Bagi pemudik yang dari arah Jakarta ke Jawa Masih ...
  • Terisolasi, Siswa Terpaksa Menyebrang Sungai Cisanggarung ke Sekolah
    CIREBON  -  Siswa SDN 2 Ciledug Wetan rela bertaruh nyawa demi melewati sungai Cisanggarung untuk ke sekolah. Pasalnya akses 40 siswa terdek...
  • Bancakan menu favorit
    CIREBON- Makan rame-rame dengan alas daun pisang dan menu tradisional, menghadirkan kesan tersendiri di momen Lebaran. Untuk itu, Grage Hote...
  • Terasi Khas Cirebon Melegenda Kelezatannya
    TERASI  asal Cirebon melegenda kelezatannya. Bumbu olahan yang berbahan baku rebon itu menjadi salah satu oleh-oleh wajib bagi pelancong yan...
  • Wisatawan Padati Sangkan Aqua Park
    Pengunjung objek wisata Sangkan Aqua Park menikmati wahana kolam ombak saat mengisi libur H+2 Lebaran. Foto: Taufik/radarcirebon.com KUNINGA...

Radar Cirebon

Loading...

SHOWBIZ

Loading...

Untuk Kerja Sama Dan Iklan Bisa Email Ke : humas@cirebonberita.com

Label

berita budaya cirebon ekonomi film hiburan indonesia kabupaten cirebon kesehatan kota cirebon kriminal kuliner kuningan lakalantas majalengka mudik 2017 nasional news olahraga otomotif pendidikan politik sosial teknologi walikotacirebon wisata
Copyright (c) 2017 Cirebon Berita. All rights reserved.