Namanya Rumah Makan Klapa Manis. Dari luar, terlihat banyak banget mobil yang parkir. Kalo yang parkir banyakan mobil pribadi, berarti ini semacam rumah makan buat keluarga gitu, dan yang pasti harganya lumayan mahal. Tapi apakah rumah makan ini worth it?
Masuk ke restoran ini kami langsung berada di lantai paling atas, di mana kita bisa melihat pemandangan Cirebon sambil makan-makan. Di lantai ini yang paling favorit karena selalu dipenuhi pengunjung. Ga dapet tempat, akhirnya kami memilih di lantai bawah dan kami mendapati sebuah meja yang pas untuk jumlah kami. Setelah memesan makanan, gue sama abang gue keliling-keliling restoran untuk tujuan masing-masing; abang gue untuk pekerjaannya sebagai arsitek, mencari inspirasi dari desain restoran ini; gue hanya untuk keperluan ngeblog huahaha.
Dapat dikatakan tempat ini nyaman banget buat kumpul keluarga atau rekan kerja dengan jumlah yang lumayan banyak. Karena suasananya dihiasi oleh kayu-kayu yang memberi kesan alam-banget-deh. Tetapi di setiap lantai dekorasinya beda-beda--yah kurang lebih lah. Kayak misalnya di lantai paling atas itu meja-kursinya full berkayu-kayu dengan hiasan lampu unik tergantung di atasnya, juga tempatnya yang sangat terbuka. Istilahnya ya kalo lagi ujan badai gitu pasti ga enak deh makan di sini soalnya ga ada jendela untuk menutupi pinggir-pinggir ruangan.
Berbeda dengan lantai teratas, lantai di bawahnya lumayan ketutup. Tetapi pintu-pintu dibiarkan terbuka lebar supaya udara sejuk masuk ke ruangan. Masih bernuansa kayu, hanya saja ada sofa-sofa dan kursinya terbuat dari rotan dengan kaki-kaki yang terbuat dari kayu. Plafonnya terbilang unik karena ada batik-batiknya gitu. Kita tetap bisa melihat pemandangan Cirebon, hanya saja ga bisa sambil makan. Harus jalan dulu ke luar ruangan dan kita berdiri di balkonnya.
Saat berada di lantai bawahnya, gue ngerasa kapasitas meja-kursi makin sedikit. Mejanya kecil walau kursinya banyak. Ada tempat lesehan juga, loh. Ga sempet fotoin, gue langsung ke lantai paling bawah.
Aaaand yes, keren banget yang paling bawah ini. Berasa makan di taman, atau hutan, atau apalah gue ga tau. Hiasan-hiasan lampu tradisional, taneman di sana-sini, dan ornamen-ornamen 'alam' lainnya menghiasi tempat ini. Walaupun ga bisa melihat pemandangan Cirebon (seperti yang sudah dijanjikan di plangnya) tetapi kita tetap disuguhi suasana yang sangat nyaman dan asri.